Khabaroo.com – Mitsubishi Xforce Hybrid menjadi salah satu produk yang mencuri perhatian di pasar SUV hybrid Indonesia. Sejak diperkenalkan pada 16 Juli 2026, mobil ini sudah mengantongi lebih dari 1.000 pemesanan secara nasional hingga akhir GIIAS 2026. Capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi Mitsubishi. Xforce Hybrid kini punya modal untuk bersaing di segmen SUV hybrid kompak. Lantas, apa yang membuatnya menarik?
Eksterior Lebih Mewah
Secara umum, desain Xforce Hybrid masih mempertahankan karakter Xforce bensin. Namun, Mitsubishi memberikan sejumlah sentuhan baru. Bagian depan mendapat gril dengan aksen premium. Lampu belakang memakai nuansa clear smoke. Sementara itu, pelek 18 inci hadir dengan desain baru yang lebih elegan. Mitsubishi juga memasang emblem HEV di bagian depan, samping, dan belakang sebagai identitas sistem hybrid.
Interior Dapat Banyak Penyegaran
Masuk ke kabin, Xforce Hybrid tampil dengan nuansa gelap pada jok, dasbor, dan door trim. Perubahan paling mencolok terlihat pada frameless panoramic roof yang dilengkapi electric shade. Fitur ini memperkuat kesan premium di dalam kabin, Transmisi juga mendapat perubahan. Xforce Hybrid menggunakan e-shifter atau shift by wire dengan desain tuas yang berbeda dari versi bensin.
Layar Smart Display Audio kini berukuran lebih besar, mencapai 12,3 inci, Layar tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat hiburan. Pengemudi juga bisa melihat informasi kendaraan, termasuk energy flow dari sistem hybrid.
Mesin Hybrid 1.600 cc
Mitsubishi membekali Xforce Hybrid dengan mesin 4A92 1.600 cc 4-silinder MIVEC DOHC Atkinson Cycle, Mesin bensinnya menghasilkan tenaga 106 tk pada 6.000 rpm dan torsi 134 Nm pada 4.500 rpm. Motor listrik Permanent Magnet Synchronous Motor memberikan tenaga 114 tk dengan torsi 255 Nm, Kombinasi tersebut membuat respons mobil terasa kuat sejak awal akselerasi.
Motor Listrik Jadi Penggerak Utama
Xforce Hybrid menggunakan generasi kedua sistem hybrid Mitsubishi. Sistem ini memprioritaskan motor listrik sebagai penggerak utama. Dengan pola tersebut, mesin bensin tidak harus bekerja terus-menerus sebagai penggerak utama. Sensasi berkendaranya pun lebih mendekati mobil listrik.
Sistem hybrid tersebut dipadukan dengan Dual Transaxle. Teknologi ini membantu motor listrik bekerja optimal saat akselerasi rendah maupun ketika pengemudi membutuhkan tenaga lebih besar, Mitsubishi juga menyediakan dua mode tambahan, yakni EV Mode dan Charge Mode. EV Mode memungkinkan mobil melaju dengan tenaga listrik dalam kondisi tertentu, bergantung pada kapasitas baterai. Sementara Charge Mode membantu mengisi daya baterai saat mobil berjalan.
Harga Xforce Hybrid
Mitsubishi memasarkan Xforce Hybrid dengan harga Rp445 juta OTR Jakarta, Untuk konsumen yang menginginkan paket premium, Mitsubishi menyediakan tambahan biaya Rp25 juta dengan fitur yang lebih lengkap. Dengan harga tersebut, Xforce Hybrid menawarkan kombinasi desain premium, teknologi hybrid, performa motor listrik, serta fitur berkendara yang menjadi pembeda dari Xforce bermesin bensin.
(A/*)










