Khabaroo.com – Hyundai mulai memasuki fase penting untuk IONIQ 3. Mobil listrik terbaru tersebut kini di produksi massal di pabrik Hyundai Izmit, Turki, menjelang peluncuran resminya pada September 2026. Langkah ini bukan sekadar menambah satu model baru dalam lini kendaraan listrik Hyundai. IONIQ 3 juga menjadi bagian dari strategi Hyundai memperluas pasar mobil listrik dengan model yang menawarkan pilihan baterai berbeda.
Produksi IONIQ 3 Di mulai di Turki
Pabrik Izmit menjadi pusat produksi IONIQ 3 untuk pasar global. Fasilitas tersebut telah memproduksi kendaraan Hyundai sejak 1997. Ada fakta penting di balik keputusan tersebut. IONIQ 3 menjadi mobil penumpang listrik pertama dari produsen otomotif asing yang di produksi di Turki.
Hyundai melakukan transformasi fasilitas Izmit selama dua tahun terakhir. Investasi yang di gelontorkan mencapai US$293 juta atau sekitar Rp5,27 triliun. Dengan investasi tersebut, Hyundai menargetkan kapasitas produksi IONIQ 3 mencapai 30.000 unit per tahun. Target itu menunjukkan betapa seriusnya posisi IONIQ 3 dalam ekspansi kendaraan listrik Hyundai. Model ini di harapkan menjangkau konsumen yang membutuhkan mobil listrik dengan ukuran serta kapasitas baterai yang lebih beragam.
Dari N Line ke Produksi Massal
Perjalanan IONIQ 3 menuju produksi massal berlangsung bertahap. Hyundai lebih dulu memperkenalkan IONIQ 3 N Line pada April 2026. Sebulan kemudian, produsen asal Korea Selatan itu memperkenalkan varian Standard. Kini, tahap pengembangan tersebut berlanjut ke produksi massal. Hyundai menyiapkan IONIQ 3 untuk meluncur secara resmi pada September 2026.
Dari sisi teknologi, Hyundai menawarkan dua konfigurasi baterai dan motor listrik. Versi pertama memakai baterai 42,2 kWh dengan motor bertenaga 147 hp. Sementara varian lainnya membawa baterai lebih besar, 61 kWh, dengan motor bertenaga 135 hp. Menariknya, kapasitas baterai yang lebih besar tidak otomatis di ikuti tenaga motor yang lebih tinggi. Hyundai juga belum mengungkap angka resmi jarak tempuh IONIQ 3. Informasi mengenai daya jelajah tersebut di perkirakan akan di umumkan menjelang peluncuran.
IONIQ 3 N Line Sudah Di pamerkan di Indonesia
Hyundai Motors Indonesia telah membawa IONIQ 3 N Line ke Indonesia. Mobil listrik tersebut tampil di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Hyundai menempatkannya di bagian depan booth sehingga langsung menarik perhatian pengunjung.
Warna merah yang membalut bodinya membuat IONIQ 3 N Line tampil mencolok di tengah jajaran kendaraan Hyundai lainnya. IONIQ 3 N Line sebelumnya telah di pasarkan di Eropa sejak April 2026. Hyundai kemudian membawanya ke Indonesia sebagai bagian dari pengenalan produk kepada calon konsumen.
President Director Hyundai Motors Indonesia Kenny Lee mengatakan langkah tersebut dilakukan karena tingginya antusiasme terhadap IONIQ 3 saat di perkenalkan secara global. Namun, ada satu informasi yang masih di tahan Hyundai: harga IONIQ 3 di Indonesia.
Harga dan Spesifikasi Jadi Pertanyaan Berikutnya
Kehadiran IONIQ 3 di GIIAS 2026 membuka peluang bagi Hyundai untuk menguji respons pasar Indonesia sebelum menentukan langkah berikutnya. Meski sudah di pamerkan, Hyundai belum memastikan harga jual maupun waktu peluncuran IONIQ 3 untuk pasar Indonesia.
Karena itu, perhatian berikutnya akan tertuju pada strategi Hyundai setelah mobil tersebut resmi meluncur secara global pada September. Jika harga, jarak tempuh, serta spesifikasinya mampu bersaing, IONIQ 3 berpotensi menjadi salah satu model penting Hyundai dalam memperluas penetrasi mobil listrik.
(A/*)










