Khabaroo.com, Kerinci – Lapangan Tembak Sementara Kabupaten Kerinci di kawasan Tugu PKK Bukit Tengah mendadak menjadi panggung pembuktian. Selama tiga hari, 28–30 Agustus 2026, para penembak dari berbagai daerah di Provinsi Jambi di uji bukan hanya soal akurasi, tetapi juga ketenangan dan kemampuan mengendalikan diri. Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., membuka Kejuaraan Menembak Piala Bergilir Ketua Umum Perbakin Jambi tingkat Provinsi Jambi, Jumat (28/8/2026). Kompetisi tersebut mempertemukan atlet Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) dari sejumlah kabupaten dan kota di Jambi.
Namun, kejuaraan ini tidak sekadar mengejar gelar juara, Panitia menempatkannya sebagai bagian dari pembinaan sekaligus persiapan atlet menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON). Artinya, setiap tembakan menjadi bagian dari proses panjang untuk mengukur kemampuan atlet Jambi sebelum bersaing di level yang lebih tinggi.
Bukan Sekadar Adu Akurasi
Ketua Panitia Jupen Jufri mengatakan kejuaraan tersebut memiliki posisi penting dalam pembinaan olahraga menembak di Jambi. Kompetisi di harapkan mampu meningkatkan jam terbang sekaligus memetakan kemampuan atlet. Panitia membuka kelas pelajar untuk siswa SD, SMP, hingga SMA dengan batas usia maksimal 17 tahun. Mereka mendapat kesempatan tampil bersama atmosfer kompetisi dan menunjukkan kemampuan sejak usia muda.
Kelas yang di pertandingkan antara lain BR 25 dan multi range 41 meter, Keputusan membuka kelas pelajar menjadi salah satu titik penting dalam kejuaraan ini. Sebab, regenerasi tidak bisa menunggu ketika target prestasi sudah berada di depan mata. Dari kompetisi semacam inilah kemampuan atlet muda bisa mulai terbaca. Siapa yang memiliki presisi, siapa yang mampu menjaga konsentrasi, dan siapa yang sanggup tetap tenang ketika tekanan meningkat.
Kerinci Di pilih, Potensi Atlet Di uji
Pemilihan Kabupaten Kerinci sebagai lokasi kejuaraan juga mendapat apresiasi dari Bupati Monadi. Menurutnya, olahraga menembak memiliki tuntutan yang berbeda di bandingkan cabang olahraga yang mengandalkan kekuatan fisik semata. Atlet harus mampu menjaga konsentrasi, ketenangan, kedisiplinan, ketepatan, sekaligus pengendalian diri. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Kerinci, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kejuaraan ini di Kabupaten Kerinci. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat berjalan lancar dan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Provinsi Jambi,” ujar Monadi.
Dukungan pemerintah daerah, kata Monadi, akan terus di arahkan pada kegiatan olahraga yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang, Targetnya tidak berhenti pada level provinsi. Ia berharap kejuaraan tersebut dapat melahirkan atlet potensial yang mampu membawa nama Jambi ke berbagai kompetisi nasional hingga internasional.
Dampaknya Tak Berhenti di Lapangan Tembak
Puluhan atlet, pelatih, official, keluarga, dan rombongan dari berbagai daerah berada di Kerinci selama kompetisi berlangsung. Monadi mendorong mereka memanfaatkan waktu untuk mengenal destinasi wisata yang tersebar di daerah tersebut. Menurutnya, kedatangan peserta menjadi kesempatan untuk memperluas promosi pariwisata Kerinci, Olahraga dan pariwisata pun di pertemukan dalam satu momentum. “Jangan ngaku orang Jambi kalau tidak pernah ke Kerinci,” ungkap Monadi. Pesan itu sekaligus menjadi cara Pemerintah Kabupaten Kerinci mengemas kejuaraan olahraga sebagai pintu masuk untuk memperkenalkan potensi daerah.
Dari Kerinci Menuju Panggung Nasional
Kejuaraan Menembak Piala Bergilir Ketua Umum Perbakin Jambi pada akhirnya memiliki dua pekerjaan sekaligus. Pertama, menguji kemampuan atlet yang sudah ada. Kedua, membuka jalan bagi munculnya generasi baru. Kelas pelajar menjadi salah satu indikator bahwa regenerasi mulai di tempatkan sebagai bagian penting dari kompetisi. Jika pembinaan berjalan konsisten dan atlet muda mendapat ruang bertanding yang cukup, Kerinci bisa menjadi salah satu titik awal munculnya talenta baru menembak Jambi, Dari lapangan sementara di Bukit Tengah, perjalanan menuju PON memang belum selesai, Justru baru di mulai.
Fakta Penting
- Lokasi: Lapangan Tembak Sementara Kabupaten Kerinci, kawasan Tugu PKK Bukit Tengah.
- Waktu: 28–30 Agustus 2026.
- Pembukaan: Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si.
- Penyelenggara: Perbakin Provinsi Jambi.
- Peserta: Atlet Perbakin dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.
- Kelas: BR 25 dan multi range 41 meter.
- Kategori usia: Termasuk pelajar SD, SMP, dan SMA dengan batas usia maksimal 17 tahun.
- Target pembinaan: Persiapan menuju PON serta regenerasi atlet menembak Jambi.
Kejuaraan tersebut turut di hadiri Dandim 0417 Kerinci Letkol Inf. Eko Siswanto, Pimpinan DPRD Kerinci dr. Surmila Apri Yulisa, pengurus Perbakin Provinsi Jambi, Kapolsek Gunung Kerinci Iptu Alti Irawan, S.H., Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kerinci Asril, S.Pd., M.Pd., Ketua KONI Kerinci Nofrizal, Ketua Perbakin Kabupaten Kerinci Niko Andika, Ketua Perbakin Kota Sungai Penuh Irwanto, serta sejumlah unsur terkait lainnya.
(A/*)










