Khabaroo.com, Kerinci – Dua pelajar SMP Negeri 14 Kerinci, Kabupaten Kerinci, Jambi, mencatat langkah penting dalam perjalanan pendidikan mereka. Kalvin Tito Sianturi dan Arsyika Naura Izzatunisa berhasil menembus Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Matematika tingkat nasional. Keduanya menjadi bagian dari siswa yang mewakili Provinsi Jambi dalam kompetisi sains bergengsi tersebut. Bagi dunia pendidikan Kerinci, capaian itu bukan sekadar soal hasil akhir perlombaan.
OSN tingkat nasional berlangsung pada 27-28 Agustus 2026. Kalvin dan Arsyika harus berhadapan dengan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia yang memiliki kemampuan akademik di bidang Matematika. Medali memang belum berhasil mereka bawa pulang. Namun, keberhasilan mencapai panggung nasional menunjukkan bahwa siswa dari daerah memiliki peluang yang sama untuk bersaing ketika kemampuan dan potensi mereka terus diasah.
Dari Kerinci Menuju Panggung Nasional
Perjalanan kedua siswa tersebut menjadi sorotan karena mereka membawa nama SMP Negeri 14 Kerinci sekaligus Provinsi Jambi. Mereka berhasil melewati tahapan kompetisi hingga akhirnya mendapat kesempatan tampil di tingkat nasional. Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci, Dian Eka Satria, memberikan apresiasi terhadap perjuangan keduanya.
Menurut Dian, keberhasilan menembus OSN nasional menjadi bukti bahwa pelajar Kerinci memiliki kemampuan untuk berkompetisi dengan siswa dari berbagai wilayah di Indonesia. “Kami tentu bangga atas pencapaian kedua siswa yang telah berhasil sampai ke tingkat nasional,” ujar Dian, Senin (31/8/2026).
Medali Belum Ada, Pengalaman Jadi Modal
Kalvin dan Arsyika, tampil di OSN nasional memberikan pengalaman yang tidak mereka dapatkan dalam pembelajaran sehari-hari di sekolah. Mereka berkesempatan menguji kemampuan Matematika dalam persaingan dengan pelajar dari berbagai daerah. Tekanan kompetisi, pola soal, suasana perlombaan, hingga pengalaman berada di lingkungan peserta terbaik menjadi bagian dari proses belajar.
Dian menilai pengalaman tersebut dapat menjadi modal bagi keduanya untuk meningkatkan kemampuan akademik pada masa mendatang. Di sisi lain, capaian ini juga memperlihatkan pentingnya ruang bagi siswa daerah untuk mengembangkan bakat. Kompetisi seperti OSN dapat menjadi salah satu jalur untuk menemukan potensi akademik yang selama ini mungkin belum terlihat.
Bisa Menjadi Pemantik Prestasi Siswa Kerinci
Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci berharap pencapaian Kalvin dan Arsyika tidak berhenti sebagai catatan prestasi dua siswa. Dian mendorong pelajar lain di Kerinci untuk berani mengikuti berbagai kompetisi. Menurutnya, kemampuan siswa akan berkembang jika terus dilatih, diuji, dan diarahkan sesuai bidang yang diminati. Pesan itu menjadi penting karena keberhasilan menembus kompetisi nasional membutuhkan proses panjang. Belajar secara konsisten, mengasah kemampuan, serta berani berkompetisi menjadi bagian yang tidak terpisahkan.
“Teruslah belajar dan kembangkan potensi yang dimiliki. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi,” harap Dian. Kini, meski belum membawa medali dari OSN 2026, Kalvin Tito Sianturi dan Arsyika Naura Izzatunisa telah meninggalkan satu capaian penting: mereka membuktikan bahwa siswa SMP dari Kerinci mampu berdiri di panggung sains nasional. Langkah itu sekaligus membuka harapan baru. Dari satu sekolah di Kerinci, semakin banyak pelajar bisa terdorong untuk mengejar prestasi dan membawa nama daerah lebih jauh.
(A/*)










