Trailer Lobang Buaya Bongkar Teror Pembunuhan Berantai, Ada Hantu Bolong

Horor misteri berlatar 309 hari sebelum tragedi 30 September.

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Trailer Lobang Buaya Bongkar Teror Pembunuhan Berantai, Ada Hantu Bolong
(Foto: Dok: Adhya Pictures & Dapur Film/suara/AI)

Trailer Lobang Buaya Bongkar Teror Pembunuhan Berantai, Ada Hantu Bolong (Foto: Dok: Adhya Pictures & Dapur Film/suara/AI)

Khabaroo.com – Film horor Lobang Buaya: 309 Hari Sebelum Tragedi Berdarah resmi memperkenalkan official trailer dan final poster. Film garapan sutradara Hanung Bramantyo itu membawa penonton ke sebuah desa bernama Lobang Buaya pada 1964. Hanung menegaskan film tersebut tidak mengisahkan peristiwa 30 September maupun tragedi di Sumur Lubang Buaya.

Kisahnya justru bergerak mundur. Tepatnya 309 hari sebelum 30 September, ketika konflik politik dan ketegangan sosial mulai membelah kehidupan warga sebuah desa. “Ini bukan film tentang 30 September atau G30SPKI, tapi 309 hari sebelum 30 September. Film ini menceritakan peristiwa yang ada di Sumur Lubang Buaya, tapi kejadian pada satu desa bernama Lobang Buaya,” ujar Hanung dalam konferensi pers di Senayan City XXI, Jakarta, Jumat, 28 Agustus 2026.

Pembunuhan Terjadi Setiap Tanggal 30

Sejumlah tokoh desa di temukan tewas setiap tanggal 30. Namun, kematian mereka bukan sekadar pembunuhan biasa. Para korban di temukan dengan punggung berlubang. Di sekitar rangkaian kasus tersebut muncul pula berbagai sindiran seperti “tamak”, “lamis”, dan “maruk”. Pola tersebut memunculkan pertanyaan besar: siapa yang membunuh mereka dan mengapa setiap kematian meninggalkan pesan?

Jawabannya menjadi pusat penyelidikan Letnan Soegeng, karakter yang di perankan Baskara Mahendra. Tugas Soegeng bukan sekadar menemukan pelaku. Ia harus membongkar motif di balik pembunuhan sekaligus menghadapi rumor tentang Hantu Bolong yang mulai menghantui masyarakat. Di titik ini, misteri kriminal dan teror supranatural mulai bertemu.

Hantu Bukan Satu-Satunya Sumber Ketakutan

Trailer memperlihatkan suasana desa yang semakin tidak aman. Rumor berkembang, warga berada dalam ketakutan, sementara penyelidikan Soegeng membawa konflik ke lapisan yang lebih dalam, Hanung sengaja tidak menjadikan hantu sebagai satu-satunya mesin ketakutan. Horor dalam film ini juga lahir dari kondisi sosial. Kekuasaan, korupsi, ketidakadilan, dan penindasan menjadi bagian dari sumber teror yang dihadirkan.

Baca Juga :  Teror The Further Menggila, Insidious Raup Rp187 Miliar dalam Sehari

“Horror adalah situasi, horror adalah teror yang tidak terjawab. Yang membuat film ini beda, karena menggambarkan situasi itu, yang bisa menakutkan tanpa ada hantu,” kata Hanung. Pendekatan tersebut membuat ancaman dalam Lobang Buaya tidak selalu tampil dalam bentuk makhluk gaib. Ketakutan justru bisa muncul dari sesuatu yang lebih dekat: ketika masyarakat tidak mendapatkan jawaban dan ketidakadilan di biarkan berlangsung.

Hanung Siapkan Multi-Twist

Hanung juga memilih struktur cerita yang tidak mudah di tebak, Ia mengadopsi konsep multi-twist, pendekatan yang menurutnya banyak digunakan industri film Korea Selatan. Dengan metode tersebut, cerita tidak berhenti pada satu kejutan besar. Setiap babak dapat membuka informasi baru sekaligus mengubah cara penonton membaca kejadian sebelumnya.

“Saya menggunakan babak-babak yang dilakukan oleh industri film Korea Selatan saat ini. Film Korea berhasil menyaingi Hollywood dengan twist yang tidak hanya sekali, multi twist,” ujar Hanung. Strategi ini sekaligus menjadi tantangan bagi penonton. Dugaan mengenai siapa pelaku pembunuhan bisa berubah ketika fakta baru muncul.

Baskara Mahendra Ikut Di buat Kesulitan Menebak Pelaku

Baskara Mahendra yang memerankan Soegeng mengaku ikut merasakan ketegangan ketika menyaksikan versi utuh film tersebut. Menurutnya, penyuntingan film di buat dengan tempo cepat. Kondisi itu membuat penonton tidak memiliki banyak ruang untuk menyusun dugaan sendiri. “Rasanya seru banget memerankan peran ini, dan ikut deg-degan waktu nonton versi full. Mas Hanung ngeditnya sangat rapi dan pace-nya cukup cepat, jadi nggak sempat mikir siapa pelakunya,” kata Baskara.

Baca Juga :  Lobang Buaya: Saat Pembunuhan Misterius Membuka Luka Sejarah Indonesia

Pernyataan itu memperkuat pendekatan film yang menempatkan penyelidikan sebagai permainan teka-teki. Penonton di ajak mengikuti Soegeng, tetapi pada saat yang sama di buat terus meragukan informasi yang mereka terima.

Sudah Tembus Festival Internasional

Sebelum di jadwalkan hadir di bioskop Indonesia, Lobang Buaya lebih dulu menjalani perjalanan festival, Film ini telah di putar di International Film Festival Rotterdam 2026 pada Januari 2026. Karya tersebut kemudian masuk nominasi kategori B-Extreme dalam Bucheon International Fantastic Film Festival di Korea Selatan.

Jejak festival itu menjadi salah satu fakta pendukung yang memperlihatkan bahwa film ini tidak hanya di arahkan untuk pasar horor domestik. Konflik sosial dan pendekatan misterinya juga di bawa ke panggung festival internasional.

Tayang 1 Oktober 2026

Lobang Buaya: 309 Hari Sebelum Tragedi Berdarah di produksi Adhya Pictures bersama Dapur Film, Film ini di bintangi Baskara Mahendra, Carissa Perusset, dan Anya Zen. Setelah memperkenalkan trailer dan final poster, film tersebut di jadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 1 Oktober 2026.

(A/*)

Berita Terkait

Jangan Nonton Sendirian! Ini Rekomendasi 6 Film Horor Terbaru Tayang September 2026
BIFF 2026 Digelar, 4 Film Indonesia Siap Bawa Cerita Tanah Air ke Asia
Lobang Buaya: Saat Pembunuhan Misterius Membuka Luka Sejarah Indonesia
Drama Cinta Terlarang Son Ye Jin dan Ji Chang Wook, The Scandal Siap Bikin Tegang
Teror The Further Menggila, Insidious Raup Rp187 Miliar dalam Sehari
Cuma 10–16 Menit per Episode, Ini 7 Drama China yang Enak Buat Maraton
Never After Dark: Saat Medium Berhadapan dengan Teror Mengerikan
Drakor Baru Suzy Bikin Penasaran, Lee Jong Won Jadi Salah Satu Selirnya
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:00 WIB

Jangan Nonton Sendirian! Ini Rekomendasi 6 Film Horor Terbaru Tayang September 2026

Kamis, 3 September 2026 - 14:00 WIB

BIFF 2026 Digelar, 4 Film Indonesia Siap Bawa Cerita Tanah Air ke Asia

Selasa, 1 September 2026 - 13:00 WIB

Lobang Buaya: Saat Pembunuhan Misterius Membuka Luka Sejarah Indonesia

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Trailer Lobang Buaya Bongkar Teror Pembunuhan Berantai, Ada Hantu Bolong

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Drama Cinta Terlarang Son Ye Jin dan Ji Chang Wook, The Scandal Siap Bikin Tegang

Berita Terbaru