Pelanggan PLN Sungai Penuh Tembus 87 Ribu, Kebutuhan Listrik Terus Melonjak

Pertumbuhan pelanggan PLN mencapai 900–1.000 per tahun di Sungai Penuh dan Kerinci.

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelanggan PLN Sungai Penuh Tembus 87 Ribu, Kebutuhan Listrik Terus Melonjak
(Foto: Ist/rri/AI)

Pelanggan PLN Sungai Penuh Tembus 87 Ribu, Kebutuhan Listrik Terus Melonjak (Foto: Ist/rri/AI)

Khabaroo.com – Kebutuhan listrik di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci terus bergerak naik. Bukan sekadar angka di atas kertas, pertumbuhan itu terlihat dari jumlah pelanggan PLN yang setiap tahun bertambah ratusan. Hingga Sabtu, 22 Agustus 2026, jumlah pelanggan di wilayah kerja Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Sungai Penuh telah mencapai sekitar 87.000 pelanggan. Angka tersebut terus bertambah. Dalam setahun, PLN ULP Sungai Penuh mencatat kenaikan rata-rata sekitar 900 hingga 1.000 pelanggan.

Rumah Tangga Masih Mendominasi

Manajer ULP PLN Sungai Penuh, Eko Pitono, mengatakan mayoritas pelanggan baru berasal dari sektor rumah tangga. “Peningkatan pelanggan setiap tahunnya cukup signifikan, rata-rata sekitar 900 sampai 1.000 pelanggan dalam satu tahun. Mayoritas merupakan pelanggan rumah tangga,” kata Eko, Sabtu (22/8/2026).

Pertumbuhan ini menunjukkan kebutuhan listrik bukan lagi sekadar persoalan penerangan. Listrik menjadi bagian penting dari aktivitas sehari-hari, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga kegiatan ekonomi dan pelayanan masyarakat. Jika tren penambahan pelanggan tersebut bertahan, beban pelayanan PLN juga akan ikut meningkat. Setiap sambungan baru membutuhkan jaringan yang mampu menyalurkan listrik secara aman dan stabil.

Baca Juga :  Cegah Kekerasan hingga Perkawinan Anak, Pemkot Sungai Penuh Perkuat Sinergi

Koperasi Merah Putih hingga SPPG Ikut Mendorong Kebutuhan

Pertumbuhan pelanggan tidak hanya datang dari rumah tangga. Sejumlah fasilitas baru di wilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci juga membutuhkan sambungan listrik untuk menjalankan aktivitasnya. Di antaranya adalah Koperasi Merah Putih dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Kehadiran fasilitas tersebut menambah titik kebutuhan energi di lapangan. Artinya, pertumbuhan konsumsi listrik berpotensi mengikuti perkembangan fasilitas pelayanan dan kegiatan ekonomi baru yang bermunculan di daerah. Kondisi ini menjadi sinyal bahwa kebutuhan energi di wilayah tersebut semakin beragam. PLN tidak hanya menghadapi pertambahan jumlah pelanggan, tetapi juga harus mengantisipasi kebutuhan listrik dari fasilitas dengan aktivitas operasional yang berbeda.

87 Ribu Pelanggan Jadi Tantangan Baru PLN

Di balik pertumbuhan 87.000 pelanggan, ada pekerjaan besar yang harus dijaga PLN: memastikan listrik tetap tersedia ketika permintaan terus bertambah. Sebab, kenaikan jumlah pelanggan tidak boleh berhenti pada penambahan sambungan baru. Kualitas tegangan, keandalan jaringan, kecepatan pelayanan, serta kemampuan sistem menghadapi peningkatan beban menjadi bagian yang tidak kalah penting.

Baca Juga :  KOMPAS 2026 Ditutup, Kemenag Sungai Penuh Dorong Siswa Naik Level Prestasi

Eko menyebut pertumbuhan pelanggan menjadi salah satu indikator bahwa kebutuhan masyarakat terhadap energi listrik terus meningkat. Situasi tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi PLN ULP Sungai Penuh untuk menjaga ketersediaan dan pasokan listrik di wilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

Pertumbuhan Pelanggan Harus Diikuti Keandalan

Pertumbuhan pelanggan pada akhirnya menjadi dua sisi mata uang. Di satu sisi, angka tersebut mencerminkan meningkatnya akses masyarakat terhadap listrik dan berkembangnya aktivitas di daerah. Namun di sisi lain, semakin banyak pelanggan berarti semakin besar pula tuntutan terhadap sistem kelistrikan.

PLN ULP Sungai Penuh terus berupaya memenuhi kebutuhan listrik masyarakat seiring pertumbuhan pelanggan. Langkah tersebut diperlukan agar ekspansi layanan tidak mengorbankan kualitas pelayanan. Dengan jumlah pelanggan yang kini mendekati 87.000, tantangan berikutnya bukan sekadar mengejar angka sambungan. Yang jauh lebih penting adalah memastikan setiap pelanggan mendapatkan listrik yang andal, efisien, dan berkelanjutan.

(A/*)

Berita Terkait

ISPU Sungai Penuh Tembus 106, Kabut Asap Ancam Kualitas Udara
Wawako Azhar Buka Persoalan Aset Daerah di Hadapan Komisi II DPR
Wako Alfin dan Pangdam XX/TIB Perkuat Koordinasi TNI-Pemda
Sungai Penuh Punya Ambisi Baru, 219 Ribu Bibit Kopi Mulai Mengubah Renah Kayu Embun
Kabut Asap Mengancam Sungai Penuh, Tiga Dinas Langsung Bergerak
Mobil Dinas Dinkes Kerinci Ditahan Saat Razia, Administrasi Kendaraan Jadi Sorotan
Pemkot Sungai Penuh Kembali Ketuk Pintu BNPB, Infrastruktur Bencana Jadi Prioritas
Kabut Asap Kembali Selimuti Kerinci, Ini Imbauan Disdik untuk Siswa
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:00 WIB

ISPU Sungai Penuh Tembus 106, Kabut Asap Ancam Kualitas Udara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Wawako Azhar Buka Persoalan Aset Daerah di Hadapan Komisi II DPR

Sabtu, 19 September 2026 - 10:00 WIB

Wako Alfin dan Pangdam XX/TIB Perkuat Koordinasi TNI-Pemda

Minggu, 13 September 2026 - 10:00 WIB

Sungai Penuh Punya Ambisi Baru, 219 Ribu Bibit Kopi Mulai Mengubah Renah Kayu Embun

Sabtu, 12 September 2026 - 11:00 WIB

Kabut Asap Mengancam Sungai Penuh, Tiga Dinas Langsung Bergerak

Berita Terbaru

Football Manager 27 Hadirkan Manajer Kursi Roda (Foto: duniagames)

Game

Football Manager 27 Hadirkan Manajer Kursi Roda

Rabu, 21 Okt 2026 - 09:07 WIB

Cheat NFS Most Wanted PC dan PS2 Lengkap (Foto: duniagames)

Game

Cheat NFS Most Wanted PC dan PS2 Lengkap

Rabu, 21 Okt 2026 - 07:02 WIB

Cheat GTA 3 PC dan PS2 Lengkap, Uang hingga Tank (Foto: duniagames)

Game

Cheat GTA 3 PC dan PS2 Lengkap, Uang hingga Tank

Selasa, 20 Okt 2026 - 18:58 WIB

Agentic AI Makin Kompleks, AMD Andalkan EPYC Venice (Foto: telset/AI)

Teknologi

Agentic AI Makin Kompleks, AMD Andalkan EPYC Venice

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:00 WIB