Perkuat Ketahanan Pangan, Wako Alfin Hadiri Gerakan Tanam Bawang Putih di Kayu Aro

Gerakan tanam bawang putih serentak di 17 provinsi untuk meningkatkan produksi dan ketahanan pangan.

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perkuat Ketahanan Pangan, Wako Alfin Hadiri Gerakan Tanam Bawang Putih di Kayu Aro
(Foto: jambiekspres.
disway/AI)

Perkuat Ketahanan Pangan, Wako Alfin Hadiri Gerakan Tanam Bawang Putih di Kayu Aro (Foto: jambiekspres. disway/AI)

Khabaroo.com – Upaya mengejar swasembada bawang putih nasional mulai di dorong dari sentra-sentra produksi daerah. Salah satunya berlangsung di Desa Tanjung Bungo, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi, Rabu (19/8/2026). Di lokasi tersebut, Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., bersama Gubernur Jambi Al Haris, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin, Bupati Kerinci Monadi, serta unsur Forkopimda mengikuti Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak. Gerakan ini di gelar bersamaan di 17 provinsi. Target besarnya bukan sekadar menambah luas lahan tanam, tetapi memperkuat produksi bawang putih nasional agar ketergantungan terhadap pasokan dari luar negeri dapat di tekan.

Kayu Aro Jadi Titik Gerakan di Jambi

Penanaman di Kayu Aro berlangsung di lahan pertanian binaan Polri. Kepala daerah, aparat, dan kelompok tani turun langsung melakukan penanaman sebagai simbol di mulainya gerakan tersebut. Kegiatan mengusung tema “Mendukung Percepatan Swasembada Bawang Putih Nasional.” Keterlibatan banyak unsur memperlihatkan bahwa persoalan produksi pangan tidak bisa di selesaikan hanya oleh satu sektor. Pemerintah membutuhkan petani sebagai pelaksana utama, sementara dukungan aparat dan pemerintah daerah di perlukan untuk menjaga keberlanjutan program di lapangan.

Baca Juga :  SPHP Jagung Tembus 127 Ribu Ton, Kementan Pastikan Peternak Kebagian

Namun, penanaman serentak baru merupakan tahap awal. Tantangan berikutnya justru berada pada pemeliharaan tanaman, produktivitas lahan, kepastian pasar, hingga kemampuan petani memperoleh keuntungan yang layak.

Dari Kayu Aro Terhubung ke Gerakan Nasional

Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut melalui telekonferensi penanaman bawang putih serentak tingkat nasional. Pusat kegiatan nasional berada di Desa Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Dari Jambi, Gubernur Al Haris, Wali Kota Alfin, Bupati Monadi, dan Forkopimda mengikuti agenda tersebut secara virtual.

Di tingkat nasional, kegiatan di hadiri Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, serta Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto. Rangkaian ini menunjukkan bahwa penguatan produksi bawang putih di tempatkan sebagai bagian dari agenda ketahanan pangan nasional, bukan semata program pertanian daerah.

Produksi Naik, Ketahanan Pangan Di perkuat

Bawang putih memiliki posisi penting dalam kebutuhan pangan rumah tangga dan industri makanan. Karena itu, peningkatan produksi domestik berpotensi memberi dampak lebih luas terhadap stabilitas pasokan. daerah seperti Kerinci, gerakan ini juga membuka peluang ekonomi bagi petani jika peningkatan produksi di ikuti dengan akses bibit berkualitas, pendampingan, teknologi budidaya, serta pasar yang jelas.

Baca Juga :  Bukit Khayangan Sungai Penuh, Negeri di Atas Awan yang Bikin Terpukau

Sebaliknya, tanpa pengawalan setelah penanaman, program berisiko berhenti pada seremoni. Produksi harus benar-benar di hitung dari hasil panen, produktivitas per hektare, biaya produksi, hingga pendapatan petani.

Kolaborasi Jadi Kunci

Gerakan tanam bawang putih serentak di 17 provinsi menjadi momentum memperkuat kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat, kelompok tani, dan pemangku kepentingan lainnya. Di Kayu Aro, kolaborasi tersebut di tunjukkan melalui keterlibatan langsung para kepala daerah dan kelompok tani.

Jika konsisten di kawal hingga tahap panen dan pemasaran, gerakan ini dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperbesar produksi bawang putih dalam negeri. Tujuan akhirnya jelas: membangun ketahanan pangan yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

(A/*)

Berita Terkait

ISPU Sungai Penuh Tembus 106, Kabut Asap Ancam Kualitas Udara
Wawako Azhar Buka Persoalan Aset Daerah di Hadapan Komisi II DPR
Wako Alfin dan Pangdam XX/TIB Perkuat Koordinasi TNI-Pemda
Sungai Penuh Punya Ambisi Baru, 219 Ribu Bibit Kopi Mulai Mengubah Renah Kayu Embun
Kabut Asap Mengancam Sungai Penuh, Tiga Dinas Langsung Bergerak
Mobil Dinas Dinkes Kerinci Ditahan Saat Razia, Administrasi Kendaraan Jadi Sorotan
Pemkot Sungai Penuh Kembali Ketuk Pintu BNPB, Infrastruktur Bencana Jadi Prioritas
Kabut Asap Kembali Selimuti Kerinci, Ini Imbauan Disdik untuk Siswa
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:00 WIB

ISPU Sungai Penuh Tembus 106, Kabut Asap Ancam Kualitas Udara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Wawako Azhar Buka Persoalan Aset Daerah di Hadapan Komisi II DPR

Sabtu, 19 September 2026 - 10:00 WIB

Wako Alfin dan Pangdam XX/TIB Perkuat Koordinasi TNI-Pemda

Minggu, 13 September 2026 - 10:00 WIB

Sungai Penuh Punya Ambisi Baru, 219 Ribu Bibit Kopi Mulai Mengubah Renah Kayu Embun

Sabtu, 12 September 2026 - 11:00 WIB

Kabut Asap Mengancam Sungai Penuh, Tiga Dinas Langsung Bergerak

Berita Terbaru

Football Manager 27 Hadirkan Manajer Kursi Roda (Foto: duniagames)

Game

Football Manager 27 Hadirkan Manajer Kursi Roda

Rabu, 21 Okt 2026 - 09:07 WIB

Cheat NFS Most Wanted PC dan PS2 Lengkap (Foto: duniagames)

Game

Cheat NFS Most Wanted PC dan PS2 Lengkap

Rabu, 21 Okt 2026 - 07:02 WIB

Cheat GTA 3 PC dan PS2 Lengkap, Uang hingga Tank (Foto: duniagames)

Game

Cheat GTA 3 PC dan PS2 Lengkap, Uang hingga Tank

Selasa, 20 Okt 2026 - 18:58 WIB

Agentic AI Makin Kompleks, AMD Andalkan EPYC Venice (Foto: telset/AI)

Teknologi

Agentic AI Makin Kompleks, AMD Andalkan EPYC Venice

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:00 WIB