Danau Kaco Kerinci, Pesona Aquarium Alami Tersembunyi di Tengah Hutan

Air cyan di hutan TNKS, trek panjang jadi sensasi.

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Danau Kaco Kerinci, Pesona Aquarium Alami Tersembunyi di Tengah Hutan
(Foto: Juli Juhendi/d'Traveler
/detik/AI)

Danau Kaco Kerinci, Pesona Aquarium Alami Tersembunyi di Tengah Hutan (Foto: Juli Juhendi/d'Traveler /detik/AI)

Khabaroo.com – Pemandangan seperti aquarium raksasa itu bisa ditemukan di Danau Kaco, Kabupaten Kerinci, Jambi. Danau Kaco berada di Desa Lempur, Kecamatan Gunung Raya, dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Lokasinya berada pada ketinggian sekitar 1.289 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Ukurannya memang tidak besar. Luas Danau Kaco sekitar 90 meter persegi. Namun, ukuran tersebut justru membuat panorama danau terasa lebih intim. Hutan mengelilinginya, sementara air cyan menjadi pusat perhatian. Ketika cahaya menyentuh permukaan air, warna danau tampak semakin kuat. Dasarnya yang terlihat jelas membuat Danau Kaco memiliki karakter berbeda dibandingkan destinasi alam lain di Kerinci.

Perjalanan Panjang Justru Menjadi Daya Tarik

Keindahan Danau Kaco tidak datang dengan akses yang mudah. Wisatawan dari Kota Sungai Penuh harus lebih dulu menuju Desa Lempur. Perjalanan menggunakan kendaraan memerlukan waktu sekitar 30 menit hingga satu jam, bergantung pada kondisi perjalanan. Setelah sampai di Desa Lempur, kendaraan bukan lagi pilihan utama. Pengunjung harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki melewati kawasan hutan.

Trek menuju Danau Kaco membutuhkan waktu sekitar tiga hingga lima jam. Di sinilah tantangan sebenarnya dimulai, Medan yang panjang dan cukup menantang menuntut kondisi fisik yang prima. Namun, rasa lelah perlahan terbayar oleh suasana hutan yang masih alami.

Sepanjang jalur, wisatawan dapat menemukan panorama alam, termasuk air terjun. Karena itu, perjalanan menuju Danau Kaco tidak sekadar menjadi aktivitas menuju titik akhir. Trek tersebut sudah menjadi bagian dari pengalaman wisata.

Baca Juga :  Wako Alfin dan Pangdam XX/TIB Perkuat Koordinasi TNI-Pemda

Bukan Sekadar Danau, Ada Cerita di Baliknya

Danau Kaco juga memiliki cerita yang membuatnya semakin menarik bagi wisatawan. Salah satu keunikan yang dikenal masyarakat adalah permukaan danau yang disebut dapat terlihat bercahaya ketika bulan purnama. Fenomena dan cerita lokal tersebut ikut membangun daya tarik Danau Kaco di mata pengunjung.

Namun, daya tarik utamanya tetap berada pada lanskap alamnya. Air yang jernih, warna cyan, kawasan hutan, dan suasana yang jauh dari hiruk-pikuk kota menciptakan pengalaman berbeda. Danau Kaco seolah menawarkan dua perjalanan sekaligus: perjalanan fisik melewati hutan dan perjalanan visual ketika akhirnya sampai di tepian danau.

Pengunjung: Medannya Menantang, tetapi Terbayar

Pengalaman tersebut dirasakan langsung Oky Apritano, salah seorang pengunjung Danau Kaco Kerinci. “Berjalan kaki, medannya sangat menantang, tetapi saya sangat menikmati perjalanan wisata alam ini,” ujar Oky, Rabu, 19 Agustus 2026. Kesaksian tersebut menggambarkan satu hal penting. Daya tarik Danau Kaco tidak hanya terletak pada airnya yang jernih.

Justru akses yang panjang membuat kedatangan di lokasi terasa lebih berkesan. Setelah menempuh perjalanan selama berjam-jam, wisatawan akhirnya berhadapan dengan danau kecil yang tenang di tengah hutan. Kontras itulah yang membuat Danau Kaco sulit dilupakan.

Baca Juga :  Kerinci Simpan Pesona Lain, 3 Danau dan Rawa Ini Punya Lanskap Spektakuler

Tantangan di Balik Pesona Wisata Alam

Popularitas sebuah destinasi alam selalu membawa dua sisi. Di satu sisi, kunjungan wisatawan dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar. Desa Lempur dan kawasan Kerinci berpotensi mendapatkan manfaat dari aktivitas wisata, mulai dari jasa perjalanan hingga kebutuhan pengunjung selama perjalanan. Di sisi lain, lokasi Danau Kaco berada di kawasan TNKS. Artinya, kelestarian lingkungan menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan.

Semakin banyak wisatawan datang, semakin besar pula kebutuhan menjaga jalur, kebersihan, vegetasi, dan kondisi alami kawasan. Pesona Danau Kaco justru bergantung pada alam yang masih terjaga. Karena itu, pengalaman wisata seharusnya berjalan beriringan dengan tanggung jawab menjaga kawasan.

Danau Kaco, Hadiah Setelah Menembus Hutan

Danau Kaco bukan destinasi yang menawarkan kemudahan. Wisatawan harus menempuh perjalanan dari Sungai Penuh menuju Lempur, kemudian berjalan kaki selama sekitar tiga hingga lima jam. Jalurnya menantang. Medannya menguras tenaga.

Tetapi setelah hutan terlewati, panorama berbeda menanti. Air cyan yang jernih, dasar danau yang terlihat, serta suasana hutan Kerinci yang masih asri membuat Danau Kaco terasa seperti aquarium alami yang tersembunyi. Bagi pencinta wisata alam, perjalanan panjang itu bukan hambatan. Justru di sanalah sensasinya dimulai.

(A/*)

Berita Terkait

Dari Lahan 5 Hektare Jadi Wisata Teletubbies, Kini Ramai Pengunjung
Menjelajah Bahoeng Basilo RKE, Destinasi Sejuk di Sungai Penuh
Bukit Khayangan Sungai Penuh, Negeri di Atas Awan yang Bikin Terpukau
Depati Tujuh Coffee, Destinasi Ngopi di Atas Bukit yang Bikin Betah
Pesona Renah Pemetik, Air Terjun Eksotis yang Tersembunyi di TNKS
Kerinci Simpan Pesona Lain, 3 Danau dan Rawa Ini Punya Lanskap Spektakuler
Jelajahi 6 Air Terjun Eksotis di Kerinci, Ada yang Butuh Trekking 3 Jam
Liburan ke Banyuwangi? Ini 5 Destinasi Hits yang Wajib Dikunjungi
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 16:00 WIB

Dari Lahan 5 Hektare Jadi Wisata Teletubbies, Kini Ramai Pengunjung

Sabtu, 12 September 2026 - 15:00 WIB

Menjelajah Bahoeng Basilo RKE, Destinasi Sejuk di Sungai Penuh

Rabu, 9 September 2026 - 16:00 WIB

Bukit Khayangan Sungai Penuh, Negeri di Atas Awan yang Bikin Terpukau

Selasa, 8 September 2026 - 19:00 WIB

Depati Tujuh Coffee, Destinasi Ngopi di Atas Bukit yang Bikin Betah

Minggu, 6 September 2026 - 19:00 WIB

Pesona Renah Pemetik, Air Terjun Eksotis yang Tersembunyi di TNKS

Berita Terbaru

Football Manager 27 Hadirkan Manajer Kursi Roda (Foto: duniagames)

Game

Football Manager 27 Hadirkan Manajer Kursi Roda

Rabu, 21 Okt 2026 - 09:07 WIB

Cheat NFS Most Wanted PC dan PS2 Lengkap (Foto: duniagames)

Game

Cheat NFS Most Wanted PC dan PS2 Lengkap

Rabu, 21 Okt 2026 - 07:02 WIB

Cheat GTA 3 PC dan PS2 Lengkap, Uang hingga Tank (Foto: duniagames)

Game

Cheat GTA 3 PC dan PS2 Lengkap, Uang hingga Tank

Selasa, 20 Okt 2026 - 18:58 WIB

Agentic AI Makin Kompleks, AMD Andalkan EPYC Venice (Foto: telset/AI)

Teknologi

Agentic AI Makin Kompleks, AMD Andalkan EPYC Venice

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:00 WIB