Prabowo Ultimatum Korporasi: Terindikasi Bakar Lahan, Izin Dicabut

Prabowo perintahkan pengusutan korporasi terindikasi pembakar lahan.

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Ultimatum Korporasi: Terindikasi Bakar Lahan, Izin Dicabut
(Foto: balipost/AI)

Prabowo Ultimatum Korporasi: Terindikasi Bakar Lahan, Izin Dicabut (Foto: balipost/AI)

Khabaroo.com – Presiden Prabowo Subianto menaikkan tekanan terhadap korporasi yang di duga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia meminta aparat penegak hukum bergerak cepat mengusut setiap indikasi pembakaran yang dilakukan atau di perintahkan perusahaan. Instruksi itu di sampaikan Prabowo saat memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla di Posko Aju Lanud TNI AU Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, Senin (24/8/2026).

Polisi, kejaksaan, dan aparat intelijen di minta tidak menunggu kebakaran meluas. Setiap informasi mengenai dugaan keterlibatan korporasi harus segera di telusuri dan di laporkan. “Kalau ada indikasi segera laporan, kita segera cabut,” ujar Prabowo. Pernyataan tersebut menunjukkan pemerintah ingin menggeser pendekatan penanganan karhutla. Bukan hanya memadamkan api, tetapi juga mengejar pihak yang di duga menjadi penyebabnya.

Izin Usaha Terancam Di cabut

Prabowo menegaskan kebijakan itu berlaku tanpa melihat siapa pemilik atau skala korporasinya, Ia bahkan meminta seluruh izin perusahaan di cabut jika di temukan indikasi bahwa korporasi memerintahkan pihak tertentu untuk membakar lahan. “Siapapun, korporasi apapun, ada sedikit indikasi mereka menyuruh bakar-bakar, kita cabut izinnya,” kata Prabowo.

Baca Juga :  Karhutla Mengganas, Kualitas Udara di Sejumlah Wilayah Masuk Kategori Berbahaya

Ancaman tersebut memperbesar konsekuensi hukum dan bisnis bagi perusahaan yang terseret perkara karhutla. Jika izin usaha di cabut, dampaknya tidak berhenti pada proses hukum, tetapi juga dapat mengganggu operasional perusahaan. Karena itu, pemerintah kini menempatkan penyelidikan dugaan pembakaran sebagai bagian penting dari strategi pencegahan.

Masyarakat Juga Di minta Tidak Membakar Lahan

Penanganan karhutla tidak hanya di arahkan kepada korporasi. Pemerintah juga ingin menghentikan kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar di tingkat masyarakat. Prabowo meminta edukasi di perkuat hingga desa. Pemerintah harus memastikan masyarakat mengetahui bahwa pembukaan lahan dengan cara membakar dapat memicu kebakaran yang lebih luas.

Namun, pemerintah juga tidak ingin larangan tersebut membuat masyarakat kehilangan akses untuk membuka lahan. Menurut Prabowo, warga yang membutuhkan pembukaan lahan dapat mengajukan laporan kepada camat atau bupati. Pemerintah daerah kemudian mengorganisasi proses pembukaan lahan bersama TNI dan Polri. Skema itu di arahkan melalui kelompok tani sehingga pembukaan lahan dapat dilakukan secara lebih terkendali.

KUR dan Koperasi Bisa Menjadi Solusi

Persoalan biaya juga menjadi perhatian. Pemerintah membuka opsi dukungan pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan koperasi untuk membantu kegiatan pembukaan lahan secara terorganisasi, Langkah ini penting karena pencegahan karhutla tidak cukup hanya dengan pendekatan penegakan hukum.

Baca Juga :  Museum Bing Slamet Resmi Dibuka, Jejak Maestro Komedi Jadi Warisan Budaya

Jika masyarakat memiliki alternatif yang aman dan terjangkau, alasan untuk membuka lahan dengan cara membakar dapat di tekan. Di sisi lain, aparat tetap di minta bertindak tegas ketika menemukan unsur kesengajaan, terutama jika terdapat dugaan keterlibatan korporasi.

Pemadaman Berjalan, Pencegahan Di perkuat

Instruksi Prabowo muncul ketika pemerintah masih menangani kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah Riau. Pemadaman tetap menjadi prioritas untuk mencegah api meluas. Namun, pemerintah juga mulai memperkuat sisi pencegahan agar penanganan karhutla tidak terus berulang dalam pola yang sama.

Kuncinya ada pada dua jalur. Aparat harus mengejar pihak yang di duga sengaja membakar, sementara pemerintah menyediakan cara yang lebih aman bagi masyarakat untuk membuka lahan. Dengan pendekatan tersebut, perang melawan karhutla tidak hanya berlangsung di titik api. Pemerintah juga berusaha memutus sumber masalah sebelum kebakaran kembali membesar.

(A/*)

Berita Terkait

Prabowo Lantik Kristomei Sianturi, BNPB Hadapi Tantangan Bencana
Ketua Baru Ombudsman Nuzran Joher Tegaskan Sikap Independen
Museum Bing Slamet Resmi Dibuka, Jejak Maestro Komedi Jadi Warisan Budaya
Pesan Keras Mentan Amran untuk Mahasiswa UMRI: Jauhi Korupsi
TNI Siapkan Latihan Besar ASEAN Plus, Bencana dan Siber Jadi Skenario
Penyaluran Bantuan Beras Disorot, Amran Turun Langsung ke Banggai
Prabowo dan AHY Satu Panggung, Ini Pesan Politik di HUT Demokrat
Kodam Jaya Bergerak Cepat, 147 Water Tank Semprot Jalan yang Dipenuhi Debu Vulkanik
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Prabowo Lantik Kristomei Sianturi, BNPB Hadapi Tantangan Bencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Ketua Baru Ombudsman Nuzran Joher Tegaskan Sikap Independen

Senin, 28 September 2026 - 08:00 WIB

Museum Bing Slamet Resmi Dibuka, Jejak Maestro Komedi Jadi Warisan Budaya

Sabtu, 19 September 2026 - 08:00 WIB

Pesan Keras Mentan Amran untuk Mahasiswa UMRI: Jauhi Korupsi

Minggu, 13 September 2026 - 08:00 WIB

TNI Siapkan Latihan Besar ASEAN Plus, Bencana dan Siber Jadi Skenario

Berita Terbaru

Football Manager 27 Hadirkan Manajer Kursi Roda (Foto: duniagames)

Game

Football Manager 27 Hadirkan Manajer Kursi Roda

Rabu, 21 Okt 2026 - 09:07 WIB

Cheat NFS Most Wanted PC dan PS2 Lengkap (Foto: duniagames)

Game

Cheat NFS Most Wanted PC dan PS2 Lengkap

Rabu, 21 Okt 2026 - 07:02 WIB

Cheat GTA 3 PC dan PS2 Lengkap, Uang hingga Tank (Foto: duniagames)

Game

Cheat GTA 3 PC dan PS2 Lengkap, Uang hingga Tank

Selasa, 20 Okt 2026 - 18:58 WIB

Agentic AI Makin Kompleks, AMD Andalkan EPYC Venice (Foto: telset/AI)

Teknologi

Agentic AI Makin Kompleks, AMD Andalkan EPYC Venice

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:00 WIB