Khabaroo.com – MotoGP San Marino 2026 langsung memanas sejak sesi practice digelar di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Jumat (11/9/2026) malam WIB. Marco Bezzecchi akhirnya keluar sebagai pebalap tercepat setelah merebut posisi pertama dari Marc Marquez pada detik-detik terakhir.
Bezzecchi mencatat waktu 1 menit 30,144 detik. Catatan tersebut cukup untuk menempatkan pebalap Aprilia Racing itu di depan Marc Marquez yang terpaut 0,103 detik. Yang membuat sesi ini menarik bukan hanya hasil akhirnya. Posisi teratas terus berpindah menjelang penutupan, ketika para pebalap mulai mempertaruhkan catatan waktu untuk mengamankan posisi terbaik.
Marc Marquez Sempat Mengambil Alih Puncak
Bezzecchi sudah berada di kelompok depan sejak awal sesi. Alex Marquez menjadi salah satu rival terdekatnya sebelum Franco Morbidelli ikut merangsek ke posisi dua besar. Memasuki sekitar 15 menit terakhir, Fabio Di Giannantonio mengambil alih posisi tercepat. Situasi kembali berubah ketika para pebalap mulai memasuki fase time attack.
Pedro Acosta kemudian sempat memimpin. Luca Marini dan Raul Fernandez juga masuk ke tiga besar sebelum persaingan kembali berubah drastis. Marc Marquez justru baru menemukan kecepatannya menjelang akhir sesi. Pebalap Ducati Lenovo itu sebelumnya lebih sering berada di luar lima besar. Dengan waktu tersisa sekitar delapan menit, Marc berhasil naik ke posisi pertama dan menggeser Bezzecchi.
Bezzecchi Membalas Saat Waktu Tinggal 10 Detik
Alex Marquez kemudian melesat ke posisi kedua dan membuat Bezzecchi turun satu tingkat. Marc masih berada di puncak, tetapi keunggulannya belum aman. Bezzecchi memilih kesempatan terakhir untuk menyerang. Hasilnya langsung terasa, Saat waktu practice tinggal 10 detik, Bezzecchi kembali merebut posisi pertama. Catatan 1:30,144 sekaligus menggeser Marc Marquez ke posisi kedua.
Alex Marquez harus puas di urutan ketiga dengan selisih 0,185 detik dari Bezzecchi. Dari sini terlihat bahwa pertarungan menuju posisi depan berlangsung sangat rapat. Tiga pebalap teratas bahkan masih berada dalam jarak kurang dari dua persepuluh detik.
Ducati Kuat, tetapi Aprilia Menutup Sesi dengan Keunggulan
Fabio Di Giannantonio menempati posisi keempat dengan selisih 0,241 detik. Rekan setimnya, Franco Morbidelli, berada tepat di belakang dengan gap 0,271 detik. Pedro Acosta melengkapi enam besar. Luca Marini, Johann Zarco, Pol Espargaro, dan Jorge Martin kemudian mengisi posisi ketujuh hingga ke-10.
Di luar 10 besar, perhatian tertuju pada Francesco Bagnaia. Pebalap Ducati Lenovo tersebut hanya berada di posisi ke-19 dengan selisih 1,315 detik dari Bezzecchi. Fabio Quartararo juga belum mampu masuk 10 besar. Ia berada di posisi ke-16, terpaut 1,034 detik. Sementara itu, Toprak Razgatlioglu yang menjalani debut MotoGP bersama Pramac Yamaha menempati posisi ke-21 dengan selisih 1,927 detik.
Hasil Practice MotoGP San Marino 2026
| Posisi | Pebalap | Tim | Selisih |
| 1 | Marco Bezzecchi | Aprilia Racing | 1’30.144s |
| 2 | Marc Marquez | Ducati Lenovo | +0.103s |
| 3 | Alex Marquez | BK8 Gresini Ducati | +0.185s |
| 4 | Fabio Di Giannantonio | Pertamina VR46 Ducati | +0.241s |
| 5 | Franco Morbidelli | Pertamina VR46 Ducati | +0.271s |
| 6 | Pedro Acosta | Red Bull KTM | +0.344s |
| 7 | Luca Marini | Honda HRC Castrol | +0.496s |
| 8 | Johann Zarco | Castrol Honda LCR | +0.510s |
| 9 | Pol Espargaro | Red Bull KTM Tech3 | +0.530s |
| 10 | Jorge Martin | Aprilia Racing | +0.546s |
Posisi 11-21
- Enea Bastianini (+0.560s)
- Raul Fernandez (+0.572s)
- Fermin Aldeguer (+0.614s)
- Joan Mir (+0.715s)
- Brad Binder (+0.799s)
- Fabio Quartararo (+1.034s)
- Diogo Moreira (+1.119s)
- Alex Rins (+1.137s)
- Francesco Bagnaia (+1.315s)
- Jack Miller (+1.423s)
- Toprak Razgatlioglu (+1.927s)
Hasil practice ini membuat persaingan MotoGP San Marino 2026 semakin sulit diprediksi. Bezzecchi datang sebagai pebalap tercepat, tetapi Marc Marquez dan Alex Marquez hanya terpaut tipis. Dengan selisih yang begitu rapat di barisan depan, performa pada sesi berikutnya akan menjadi ujian penting. Kesalahan kecil atau peningkatan beberapa persepuluh detik bisa langsung mengubah susunan pebalap di papan atas.
(A/*)










