Antrean BBM Jadi Sorotan, Pertamina Tambah Nozzle di 12 SPBU Makassar

Kapasitas layanan ditambah untuk menekan antrean BBM.

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 - 12:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Antrean BBM Jadi Sorotan, Pertamina Tambah Nozzle di 12 SPBU Makassar
(Foto: Pertamina Patra Niaga
/liputan6/AI)

Antrean BBM Jadi Sorotan, Pertamina Tambah Nozzle di 12 SPBU Makassar (Foto: Pertamina Patra Niaga /liputan6/AI)

Khabaroo.com – PT Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian kapasitas pelayanan BBM di Kota Makassar. Langkah ini dilakukan dengan mengubah konfigurasi kapasitas pengisian dan menambah nozzle BBM subsidi di 12 SPBU. Kebijakan tersebut di arahkan untuk menjawab kebutuhan pelayanan di lapangan. Dengan kapasitas pengisian yang di sesuaikan, Pertamina berharap proses pengisian BBM bisa berlangsung lebih cepat dan waktu antrean masyarakat dapat di tekan.

Kapasitas SPBU Di sesuaikan dengan Kebutuhan

Penyesuaian konfigurasi bukan sekadar penambahan fasilitas. Pertamina Patra Niaga menyesuaikan kapasitas pengisian pada SPBU berdasarkan kondisi dan kebutuhan masing-masing lokasi. Dari sisi ekonomi, langkah ini berkaitan langsung dengan efisiensi waktu. Antrean yang lebih pendek berarti masyarakat dapat mengurangi waktu yang terpakai untuk menunggu pengisian BBM.

Bagi pengguna kendaraan, waktu menjadi bagian dari biaya ekonomi sehari-hari. Karena itu, peningkatan kapasitas pelayanan dapat memberikan manfaat meski tidak secara langsung mengubah harga BBM.

25 SPBU Makassar Kini Beroperasi 24 Jam

Optimalisasi pelayanan juga dilakukan melalui penambahan jam operasional. Saat ini, total 25 SPBU di Kota Makassar beroperasi selama 24 jam. Operasional sepanjang hari memberikan pilihan waktu yang lebih luas bagi masyarakat untuk mendapatkan BBM. Beban pelayanan juga dapat tersebar ke waktu yang berbeda sehingga masyarakat memiliki alternatif selain membeli BBM pada jam-jam sibuk. Langkah ini melengkapi penyesuaian konfigurasi kapasitas dan penambahan nozzle di 12 SPBU.

Baca Juga :  Omzet Melejit, Narita Shibori Justru Perluas Pemberdayaan Disabilitas

Distribusi BBM Dipantau Secara Dinamis

Pertamina Patra Niaga memperkuat monitoring stok dan penyaluran BBM di wilayah Makassar. Distribusi dilakukan secara dinamis dengan mempertimbangkan kebutuhan pada masing-masing SPBU. Artinya, penyaluran tidak hanya melihat kebutuhan secara umum di satu wilayah. Kondisi setiap SPBU menjadi pertimbangan agar distribusi dapat di sesuaikan dengan situasi lapangan. Bagi masyarakat, ketersediaan stok menjadi faktor penting. Penambahan nozzle tidak akan optimal jika pasokan BBM tidak mampu mengikuti kebutuhan.

Pertamina Evaluasi Kondisi Lapangan

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan perusahaan terus mengevaluasi kondisi operasional dan melakukan penyesuaian berdasarkan situasi aktual. “Penyesuaian konfigurasi kapasitas dan penambahan nozzle BBM Subsidi di 12 SPBU Makassar merupakan salah satu langkah yang kami lakukan untuk mengoptimalkan kapasitas pelayanan dan mendukung kelancaran masyarakat dalam mendapatkan BBM,” ujar Kitty.

Baca Juga :  Konsumsi Listrik SPKLU Meledak, 6 Bulan 2026 Sudah Lampaui Total 2025

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa strategi pelayanan Pertamina tidak berhenti pada satu kebijakan. Kapasitas, jam operasi, pelayanan, hingga distribusi terus di evaluasi berdasarkan perkembangan kebutuhan masyarakat.

Peluang Efisiensi, Risiko Tetap Ada

Dari perspektif ekonomi, penambahan kapasitas pelayanan membuka peluang efisiensi di tingkat konsumen. Semakin lancar proses pengisian, semakin kecil waktu yang terbuang akibat antrean. Namun, efektivitas kebijakan tetap bergantung pada keseimbangan antara kapasitas pelayanan dan kebutuhan BBM. Jika permintaan meningkat lebih cepat daripada kapasitas, tekanan terhadap layanan dapat kembali muncul.

Karena itu, monitoring stok dan distribusi menjadi bagian penting. Penambahan nozzle harus berjalan bersama pengelolaan pasokan agar kapasitas tambahan benar-benar bisa di manfaatkan masyarakat.

Masyarakat Di minta Membeli Sesuai Kebutuhan

Pertamina juga mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Imbauan tersebut penting untuk menjaga distribusi BBM tetap berjalan sesuai kebutuhan. Pembelian berlebihan berpotensi memengaruhi kelancaran akses bagi masyarakat lain. Untuk informasi dan layanan lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.

(A/*)

Berita Terkait

IHSG Jatuh 0,73%, Rupiah Melemah Saat Minyak Tembus US$100
Bitcoin Tertekan, Investor Malah Borong ETF hingga US$3,8 Miliar dalam 3 Pekan
Laba Naik 22,3 Persen, Bank Mandiri Bagikan Dividen Interim Rp6,16 Triliun
Ekonomi RI Tumbuh 5,29 Persen, OJK Ungkap Risiko yang Mengintai
Indonesia Hadapi Ledakan AI, Jadi Pengguna atau Mulai Menciptakan?
Harga Keekonomian Pertamax Rp16.800, Kok Masih Dijual Rp15.950?
Investor Kripto Mulai Serbu Futures, Ini Peluang dan Risiko Besarnya
Bitcoin Menguat Tajam, Transaksi Kripto Agustus Tembus Rp8,7 Triliun
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 12:00 WIB

Antrean BBM Jadi Sorotan, Pertamina Tambah Nozzle di 12 SPBU Makassar

Sabtu, 12 September 2026 - 09:00 WIB

IHSG Jatuh 0,73%, Rupiah Melemah Saat Minyak Tembus US$100

Kamis, 10 September 2026 - 10:00 WIB

Bitcoin Tertekan, Investor Malah Borong ETF hingga US$3,8 Miliar dalam 3 Pekan

Rabu, 9 September 2026 - 10:00 WIB

Laba Naik 22,3 Persen, Bank Mandiri Bagikan Dividen Interim Rp6,16 Triliun

Selasa, 8 September 2026 - 09:00 WIB

Ekonomi RI Tumbuh 5,29 Persen, OJK Ungkap Risiko yang Mengintai

Berita Terbaru

Marc Marquez Menang Sprint MotoGP San Marino 2026
(Foto: AFP/liputan6
/AI)

Otomotif

Marc Marquez Menang Sprint MotoGP San Marino 2026

Minggu, 13 Sep 2026 - 14:00 WIB